NiagaCore Logistic LOGISTICS OPERATING SYSTEM

Kelola Job, Cost, Invoice, Piutang, dan Keuangan Logistik dalam Satu Sistem.

NiagaCore Logistic menghubungkan job dan shipment dengan customer, container, cost, reimbursement, invoice, piutang, cash dan bank, serta laporan tanpa memutus konteks operasionalnya.

  • Job & Shipment
  • Cost & Reimbursement
  • Invoice & Piutang
  • Cash/Bank & Laporan
JOB LOGISTICS
Workspace Job Logistics NiagaCore Logistic yang menampilkan ringkasan job, revenue, gross profit, rute, status, dan daftar pekerjaan dengan data demo sintetis.
Job tetap menjadi pusat operasional dan billing Job · Shipment · Cost · Invoice · Profit
OPERASIONAL LOGISTIK

Operasional Logistik Bukan Hanya Mencatat Pengiriman

Banyak job berjalan bersamaan dengan detail shipment, biaya, tagihan, pembayaran, dan hasil ekonomi yang berbeda. Konteks pekerjaan perlu tetap terbaca dari operasional sampai laporan.

01

Satu Job Membawa Banyak Konteks Operasional

Customer, layanan, rute, shipper, consignee, container, dokumen, dan status perlu tetap terhubung agar pekerjaan tidak terpecah menjadi catatan terpisah.

02

Biaya Harus Tetap Terhubung dengan Job

Cost vendor dan biaya operasional perlu tercatat pada pekerjaan yang tepat agar revenue, reimbursement, dan gross profit dapat ditelusuri kembali.

03

Invoice dan Piutang Perlu Mengikuti Alur Job

Billing tidak seharusnya dimulai dari pengetikan ulang. Nilai yang ditagihkan perlu dapat ditarik dari konteks pekerjaan sampai menjadi invoice dan piutang customer.

04

Laporan Bulanan Perlu Bertumpu pada Data Operasional

Cash, bank, piutang, aging, profit, dan laporan periode perlu membaca sumber transaksi yang sama agar kontrol manajemen tidak terpisah dari pekerjaan harian.

Satu job tidak berhenti ketika pengiriman selesai. Cost, revenue, invoice, piutang, pembayaran, dan laporan tetap membawa konteks pekerjaan yang sama sampai proses finansialnya selesai.
JOB OPERATING FLOW

Dari Job Dibuka sampai Tagihan dan Periode Ditutup, Konteks Tetap Terhubung

NiagaCore Logistic menempatkan job sebagai pusat alur sehingga shipment, cost, reimbursement, invoice, piutang, pembayaran, dan laporan dapat ditelusuri sebagai satu rangkaian.

  1. 01

    Job & Shipment Dibuka

    Pekerjaan dimulai dengan customer, layanan, rute, pihak terkait, container, dokumen, dan status operasional dalam konteks job yang sama.

  2. 02

    Cost Dicatat

    Biaya vendor dan biaya operasional dicatat pada job agar sumber biaya tetap dapat ditelusuri saat pekerjaan berjalan maupun ketika dievaluasi.

  3. 03

    Revenue & Reimbursement Dibentuk

    Pendapatan jasa dan biaya yang ditagihkan kembali kepada customer tetap terhubung dengan sumber pekerjaan dan cost yang relevan.

  4. 04

    Invoice Disusun & Diterbitkan

    Billing bergerak dari draft invoice ke invoice terbit tanpa memutus hubungan dengan job dan komponen nilai yang ditagihkan.

  5. 05

    Piutang & Pembayaran Dipantau

    Invoice yang terbit menjadi dasar pemantauan piutang, aging, dan pembayaran customer sehingga status tagihan tetap terlihat.

  6. 06

    Laporan & Periode Dikendalikan

    Cash dan bank, profit, laporan laba-rugi, serta closing periode membantu manajemen membaca hasil operasional secara lebih utuh.

job & shipment→ cost→ revenue / reimbursement→ invoice & piutang→ laporan & closing
CONNECTED LOGISTICS WORKSPACE

Satu Job Bergerak dari Operasional ke Billing dan Kontrol Keuangan

Screenshot job pada bagian atas menunjukkan salah satu workspace NiagaCore Logistic. Kemampuan produk saat ini melanjutkan konteks yang sama ke cost, reimbursement, invoice, piutang, cash/bank, laporan, dan closing periode.

OPERASIONAL

Job & Shipment

01
Job & Customer Pusat pekerjaan dan pihak terkait
02
Route, Container & Document Detail shipment tetap satu konteks
03
Status & Timeline Perkembangan pekerjaan tetap terbaca
BILLING

Cost sampai Invoice

04
Cost Biaya vendor dan operasional per job
05
Revenue / Reimbursement Nilai jasa dan biaya yang ditagihkan kembali
06
Draft → Issued Invoice Billing bergerak tanpa putus dari sumbernya
FINANCE & CONTROL

Piutang sampai Closing

07
Receivable & Aging Tagihan customer dan umur piutang
08
Cash / Bank & P&L Dampak finansial pekerjaan tetap terlihat
09
Monthly Close Periode selesai dapat dikendalikan

Visual di atas adalah peta capability, bukan screenshot antarmuka. Tampilan aktual mengikuti role, proses, dan workspace yang digunakan.

JOB & SHIPMENT

Job Tetap Menjadi Pusat Operasional

Daftar job menyatukan customer, layanan, rute, pihak terkait, status, dan nilai pekerjaan agar aktivitas logistik dapat dibaca dari satu konteks.

  • Nomor job
  • Customer & pihak terkait
  • Rute & layanan
  • Status operasional
CONTAINER & DOCUMENT

Detail Pengiriman Tidak Berdiri Sendiri

Container, dokumen, movement, dan informasi pendukung berada dekat dengan pekerjaan sehingga tim tidak perlu memisahkan detail shipment dari job utamanya.

  • Container
  • Dokumen
  • Movement
  • Timeline pekerjaan
BILLING & FINANCE

Cost, Revenue, Invoice, dan Profit Tetap Terhubung

Konteks keuangan mengikuti pekerjaan: cost menjadi dasar evaluasi, revenue dan reimbursement dapat ditagihkan, lalu invoice dan piutang dapat dipantau.

  • Cost
  • Revenue
  • Invoice & piutang
  • Gross profit
CORE CAPABILITIES

Kemampuan yang Mengikuti Siklus Operasional sampai Keuangan Logistik

NiagaCore menjaga job sebagai pusat, lalu menghubungkannya dengan detail shipment, cost, reimbursement, invoice, piutang, cash/bank, laporan, dan kontrol periode.

JOB MANAGEMENT

Job & Shipment

Job menjadi pusat pekerjaan sehingga aktivitas pengiriman dapat ditelusuri dalam struktur operasional yang konsisten.

  • Daftar job
  • Customer & layanan
  • Status pekerjaan
  • Pencarian & filter
PARTIES & ROUTE

Pihak Terkait & Rute

Informasi customer, shipper, consignee, asal, tujuan, dan layanan tetap berada dalam konteks pekerjaan yang sama.

  • Shipper & consignee
  • Asal & tujuan
  • Jenis layanan
  • Konteks shipment
DOCUMENT CONTROL

Container, Dokumen & Timeline

Detail container, dokumen, movement, dan timeline membantu tim membaca perkembangan shipment tanpa memecah informasi ke catatan terpisah.

  • Container
  • Dokumen job
  • Movement
  • Timeline operasional
COST & REIMBURSEMENT

Cost & Tagih Kembali

Biaya vendor dan biaya operasional dapat tetap terhubung dengan job, termasuk saat biaya tertentu dibentuk menjadi reimbursement untuk customer.

  • Cost per job
  • Vendor cost
  • Reimbursement
  • Jejak sumber biaya
BILLING & RECEIVABLE

Invoice & Piutang

Billing bergerak dari komponen nilai pekerjaan menuju draft invoice, invoice terbit, dan pemantauan piutang customer.

  • Draft invoice
  • Invoice terbit
  • Piutang customer
  • Aging tagihan
FINANCE & REPORTING

Cash, Laporan & Closing

Kontrol keuangan melanjutkan alur operasional melalui cash dan bank, profit, laporan periode, serta penguncian periode yang telah ditutup.

  • Cash & bank
  • Profit & laba-rugi
  • Income statement
  • Monthly close
BILLING & REIMBURSEMENT

Cost Tidak Berhenti sebagai Catatan Biaya. Tagihkan Kembali tanpa Kehilangan Jejak.

Biaya pihak ketiga yang memang dibebankan kepada customer dapat tetap terhubung dengan job ketika dibentuk menjadi reimbursement, lalu bergerak ke invoice dan piutang tanpa perlu memutus jejak sumbernya.

01Cost tercatat pada job dan sumbernya tetap terlihat
02Reimbursement dapat dibentuk dari cost yang relevan
03Draft invoice bergerak ke invoice terbit dan piutang
BILLING FLOW Cost → Tagihan Customer
COST Biaya pada job Vendor dan biaya operasional tetap mempunyai konteks pekerjaan
REVENUE / REIMBURSEMENT Nilai yang ditagihkan kembali Tetap terkait dengan sumber biaya yang membentuknya
INVOICE → PIUTANG Tagihan terbit dan saldo customer dapat dipantau
FINANCE, REPORTING & PERIOD CONTROL

Dari Piutang sampai Laporan Bulanan, Kontrol Tidak Terputus dari Operasional.

NiagaCore Logistic melanjutkan konteks job ke piutang, cash/bank, aging, profit, laporan laba-rugi, dan kontrol periode agar manajemen membaca sumber angka yang sama.

RECEIVABLEPiutang & aging
CASH / BANKPosisi keuangan
REPORTINGP&L & closing
01

Billing Tetap Dapat Ditelusuri

Cost, revenue atau reimbursement, invoice, dan piutang tetap mempunyai konteks pekerjaan sehingga sumber angka lebih mudah diperiksa kembali.

02

Keuangan Terlihat Bersama Operasional

Cash dan bank, aging piutang, gross profit, serta laporan laba-rugi membantu pengelola melihat dampak finansial dari aktivitas logistik.

03

Periode yang Selesai Dapat Dikendalikan

Monthly close dan period lock membantu menjaga laporan periode yang telah ditutup agar tidak berubah tanpa proses yang semestinya.

IMPLEMENTASI & PENAWARAN

Scope NiagaCore Logistic Mengikuti Kebutuhan Operasional Anda

Penawaran tidak dipaksakan menjadi satu angka publik karena kebutuhan cabang, user, volume job, billing, data awal, migrasi, implementasi, dan support dapat berbeda.

01

Cabang & User

Jumlah cabang, user, dan perangkat operasional memengaruhi scope penerapan NiagaCore Logistic.

02

Volume Job & Operasional

Volume pekerjaan dan pola operasional membantu menentukan kebutuhan penggunaan sistem sehari-hari.

03

Layanan & Data Awal

Jenis layanan, customer, data awal, dan struktur pekerjaan perlu dipetakan sebelum implementasi digunakan secara penuh.

04

Support & Pengembangan

Kebutuhan pendampingan dan pengembangan lanjutan dapat berbeda, sehingga penawaran disusun berdasarkan scope operasional yang nyata.

LANGKAH PENAWARAN

Ceritakan Alur Job, Billing, dan Keuangan Anda. Kami Susun Scope yang Relevan.

Mulai dari kebutuhan operasional, bukan dari paket yang dipaksakan.

Minta Penawaran Logistic
NIAGACORE LOGISTIC

Lihat Bagaimana Job, Billing, Piutang, dan Keuangan Logistik Terhubung dalam Satu Sistem.

Ceritakan cara job berjalan, bagaimana cost dicatat, bagaimana customer ditagih, serta laporan yang dibutuhkan. Kami bantu memetakan scope operasional dan keuangan sebelum Anda mengambil keputusan.

Job & Shipment Cost & Reimbursement Invoice & Piutang Cash & Bank Laporan & Closing
Jadwalkan Demo Logistic Chat via WhatsApp

Mulai dari kebutuhan operasional Anda.